Anggaplah aku adalah si pemula.
9.08.2011
" Nadia Poenya "
Anggaplah aku adalah si pemula.
Di Posting Oleh Jillovesten At 10:56:00 PM 0 Coment
Label: Copy-Chat
8.06.2011
Ambon - Manado - Denpasar
Di Posting Oleh Jillovesten At 12:25:00 AM 0 Coment
3.17.2011
" To Let It Go "
Hello.. Sorry, I'm leaving you for a long time ya Blog!!(I miss you my blog, for sure).
Maaf ga pernah update lagi, maaf banget. udah lama ga buka blog atau fb lagi.
Internetan juga kalo ada waktu, atau juga bener-bener lagi nyari informasi. Kebanyakkan juga buat design atau mau cari arti atau penjelasan dari sesuatu (pokoknya bener bener susah dweh. Maaf ya, maaf!)
Sumpah, gw ngerasa bersalah banget sama blog ini. Anyway gue ninggalin nhui blog semenjak gw mulai serius PeDeKaTe sama cewe dalung yang biasa gw sapa "K". And it means two or three years I leave this blog (Haha boong dweh. Itu lebay banget. Hmm.. Cuma beberapa bulan kok).
Mungkin ada yang baca posting kali ini dan bersyukur liatnya *ngarep* atau ada yang ga sengaja baca posting ini lalu sangat tidak menyukai comeback gue di blog nhui dan berharap gue menghilang atau meninggalkan blog gue lagi. yaa dunia ini luas banget, jadi ga mungkin banyak orang suka sama gue tanpa ada yang ga suka sama gue. itu ga mungkin banget.hahaha
Dari pada tulisan nhui makin ngawur mending kita balik ke topik yang pengen gue bahas skarang.
Pernah ngerasa kehilangan?
Pernah ngerasa dalam keadaan yang sangat sulit atau bisa dibilang masa masa tersulit?
Gue yakin semua pasti pernah.
Karena ada hal hal yang sulit untuk dilepaskan, orang yang sulit ditinggalkan, tapi -gimanapun caranya- hal itu harus dilakukan. Setiap keadaan ga akan pernah sama kan? Ga akan.
Mungkin, udah sering ya ditulis di blog ini. Orang orang selalu datang dan pergi. Mereka -orang orang itu- ga punya banyak alasan untuk tetap tinggal, kecuali kalau mereka memang benar benar harus tinggal atau kamu yang punya keberanian untuk memintanya tinggal.
Atau waktu kamu kehilangan barang? Atau yang paling sering terjadi, kehilangan seseorang yang kamu sayang. Dan kamu harus melakukan banyak cara untuk melepaskannya. Walaupun banyak orang berpikir mereka harus melupakan orang itu, tapi menurutku, seseorang ga akan bisa melupakan orang yang pernah hadir di hidupnya. Yang bisa dilakukan itu cuma melepaskannya pergi.
Belajar ikhlas. Kamu bisa bersikap rela atau ikhlas, asal kamu mau untuk mencoba. Niat dari hati juga udah cukup walaupun caranya susah. Ikhlas kalau keadaannya emang harus berubah dan ga akan pernah bertahan lama. I mean, segala sesuatu itu bisa berubah -kapanpun, gimanapun caranya- dan kamu ga akan punya banyak alasan untuk membiarkannya tetap seperti itu.
Terima kenyataan kalau ternyata hidup itu ga mudah. Tiap orang akan tumbuh, akan mengalami tingkat buruk dari kehidupan dan hal itu yang mendewasakan diri.
Koreksi diri, ambil hikmahnya. Segala sesuatu yang terjadi itu kan pasti ada sebabnya.
Koreksi diri, apa ada yang salah dari kamu, lalu berubah. Buat perubahan yang baik untuk diri sendiri. Ambil hikmah dari kejadian itu. segala sesuatu terjadi pasti ada hikmahnya.
And here we go...
to love someone you loved, you just have to stay, or let him/her go..
Basi kan kata kata itu? Iya sih, tapi emang bener. Ketika kita menyayangi seseorang, untuk kebahagiaannya, kita bisa tetap tinggal atau melepaskannya.
untuk kebaikan bersama walaupun susah.
Berusaha melupakan bukan jalan terbaik. Malah sebaliknya semakin membebani.
Tetapi sekedar melepaskan "bangkai" itu dan melihat bahwa banyak hal yang
seharusnya ditempatkan sebagai kadaluarsa adalah jalan keluarnya
- Dewi Lestari.
Kalo ini, kayaknya kamu bisa ambil kesimpulan sendiri.
"bangkai" itu diartikan sebagai kesalahan di masa lalu,
dan "kadaluarsa" itu sudah habis masanya.
atau sudah waktunya untuk selesai, dan bukan akhir.
Anyway, makasih udah membuang waktu untuk baca ini.
entah dibaca atau cuma sekedar dilihat doang, tapi terimakasih :)
Heyaa, see U next time..
Di Posting Oleh Jillovesten At 12:49:00 AM 0 Coment
Label: Corat coret, Other
2.17.2011
Gattuso headbutts Spurs coach | Champions League 15.02.2011
Jordan 'provoked' Gattuso with profanity which led to explosive reaction, and for someone like Rino, who has a strong sense of belonging to Italy, I think this was the most cowardly of insults.
Joe Jordan Called Gennaro Gattuso A 'F***ing Italian Bastard'
Gattuso faces a UEFA discplinary for his actions after the game in which he headbutted Jordan. He was keeping an open mind over UEFA's decision to open up disciplinary proceedings against the Italian.Di Posting Oleh Jillovesten At 7:55:00 PM 0 Coment
12.30.2010
Confusion
aduh.. kenapa seperti ini?
Aku tak tahu mesti bagaimana lagi, menghadapi segala cobaan ini yang datang silih berganti.
Pikiranku terasa berat dan kacau.
Kenapa keinginan mereka harus dipaksakan kepadaku? aku sungguh tidak mengerti.
Aku punya keinginan sendiri, tapi mereka mengharapkan lebih dariku.
Bagaimana bisa aku melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak ingin aku lakukan?
Tapi aku juga tidak ingin mengecewakan mereka yang sudah terlanjur berharap padaku.
Oh Tuhan, tolong tunjukkan padaku jalan yang sebenarnya telah kau sediakan untukku.
Aku hanya tidak mau salah melangkah.
Kau tahu, keinginanku bukan keinginan mereka, sama seperti keinginan mereka bukan kehendakku.
Aku tak ingin mengecewakan mereka, dengan menuruti keinginan diriku sendiri.
Tapi aku juga tidak ingin menyiksa diriku dengan cara mengikuti keinginan mereka terhadap diriku.
Aku hanya tidak tahu harus melakukan apa. Jika ini adalah pilihan, maka aku lebih memilih untuk diam.
Di Posting Oleh Jillovesten At 7:35:00 PM 0 Coment
Label: Curhat, Story Of My Life
12.25.2010
12.24.2010
.. Write Again ..
Heya.. Long time no see huwfh..
There, the holiday going to pass and I haven't finish my THR(Tugas Hari Raya). I hate that.. huh
I'm too busy this week..
My Holiday? i don't have a schedule, so i don't have a trip too(Even though I really wanted to visit the island of Java).
Not too bad, maybe I'm just going through Christmas Eve while playing fireworks with my friends (become as children..hehehe).
Hey .. shortly, we Christians worldwide will celebrate Christmas.
Yupz, Christmas came again, like a year that has passed.
Everyone was celebrate with full fanfare and happiness.
But this year, Christmas was different for me. Very different.
I don't know what was happening to me? I just don't understand.
It feels like there is so much anxiety in my heart.
Unlike the year before, now I really want to know the meaning of Christmas.
They said that Christmas brings peace. But why there is no peace that I guess?Why only qualm?
Towards the end of the year, I kept thinking about what I had done along this year. And it makes me feel sad.
Not much good, just error after error that I do. Some people go away from me because of my attitude. I've hurt their hearts.
In fact, ordinary people who listen to me now beginning to escape from me. Perhaps she will also leave me alone.
Maybe all this is the result of my own actions. I dumped them very dear to me. I do not appreciate those who really care about me and I have disappointed those who looked forward to me. Without knowing it, I have become the most ruthless man in this year.
If I had to change the attitude? I think this is the right time to do. I don't want to be like this continue. And I've been trying to do my best, why always fail?
Maybe this Christmas Eve, I have to think of everything to see what's wrong with me .. hehehe
Well, I started to feel good after writing this.Yupz, writing has become a kind of therapy for me.
Now I'm ready to welcome Christmas with great joy.
To all of you who celebrate it, Happy Christmas Day!!
May the peace of Christmas continue to be with us all .. Amen.
Di Posting Oleh Jillovesten At 12:14:00 PM 0 Coment
Label: Christmas, Curhat, Other, Story, Story Of My Life
12.11.2010
.. Graphic ..
No longer I can stay with you all the way
I can not protect you from the sun and rain
because the wind blew me, take me flying away from your hand
so, let me go
until someone found me ..
12.05.2010
.
Different people. Different confidence. Different situation. Different things.
Menurut gue, perbedaan itu relatif. Tergantung persepsi tiap orang dalam memandang perbedaan itu. Sebagian orang melihat perbedaan itu justru menghancurkan, tapi sebagian orang berpendapat perbedaan itu dapat membuat kuat, semakin kuat hingga menjadi satu. Dan kadang aku sering bertanya-tanya bagaimana pendapat orang tentang kamu dan aku. Dunia kita ini terdiri atas berbagai stereotipe (masing-masing orang memakai sudut pandangnya sendiri sebagai tameng). Aneh bukan, bahwa manusia merasa takut akan pebedaan? Bagiku itu tak penting jika kita bisa bersatu.
Meski terkadang, jika benar-benar diperhatikan, ada kesamaan diantara kita. Walau itu hanya hal-hal kecil yang kerap dianggap sepele.
Hmm, Hal yang dianggap berbeda, bukan berarti tak bisa disatukan. Perbedaan bukanlah halangan untuk bisa bersatu. Jika antara satu sama lain terdapat perbedaan usia, maka yang perlu dilakukan untuk bisa bersatu adalah perasaan saling anggap sebagai saudara. Saudara itu punya hubungan erat satu sama lain. Saling menghargai. Saling mengerti. Yang kakak harus mengalah kepada yang adik, dan adik dapat belajar banyak dari yang kakak.
Bagaimana saya dan kamu bisa menyatu kalau perbedaan itu tidak ada?
Kadang aku menjadi takut dengan perbedaan-perbedaan yang ada diantara kita. Perbedaan itu membuatku merasa takut untuk bisa lebih mengenal kamu. Tapi kalau aku tak mengenal kamu lebih dari ini, maka aku tak akan pernah tau seberapa besar perbedaan yang ada. Dan selanjutnya, kita akan semakin sulit untuk bersatu.
Jadi, sebenarnya perbedaan itu menyatukan atau memisahkan? Banyak orang hanya menggunakan asumsi yang mereka punya untuk menjawabnya. Mereka hanya gak tau, kalau sebenarnya butuh lebih dari sekedar asumsi untuk bisa mendapat jawabanya. Kita hanya perlu sedikit bertindak, dan biarkan waktu yang memberi jawabnya.
Tentang perbedaan kita, yang selalu aku pertanyakan pada orang-orang ini, mula-mula mereka mulai melontarkan berbagai lelucon. Sungguh kejam mereka, tapi kuanggap itu disebabkan oleh "ketidaktahuan".
"Ketidaktahuan" ini ku gunakan sebagai alasan, padahal kenyataannya sering kali "ketidaktahuan" itu merupakan pilihan.
Perkataan yang paling ku ingat, bahkan sampai saat ini adalah saat mereka menertawakan perbedaan keyakinan kita. Ku dengar lelucon agar aku berpindah keyakinan agar bisa sedikit mengurangi perbedaan diantara kita, yang diselingi gelak tawa. Aku hanya tertegun. Kata-kata orang itu, hampir setiap hari terngiang dalam benakku. Kadang berulang-ulang seperti kaset rusak. Itu bukan kata-kata yang terlontar karena ketidaktahuan, melainkan karena kebencian. Dan itu membuatku merasa sedih dan takut.
Aku takut karena perbedaan ini, aku sedih karena tidak pernah tahu seberapa besar perbedaan itu.
Jadi sahabatku,
What have you learned about this difference? Maybe you can tell me with a better way.
Di Posting Oleh Jillovesten At 9:20:00 PM 0 Coment
Label: Curhat, Love, Other, Story Of My Life
12.02.2010
KENAPA ??
KENAPA?
KE NA PA?
K E N A P A?
KENAPA KENAPA??
KENAPA KENAPA KENAPA???
KENAPA KENAPA KENAPA KENAPA???
KE NA PA KE NA PA ??
KE NA PA KE NA PA KE NA PA ???
KE NA PA KE NA PA KE NA PA KE NA PA ????
K E N A P A K E N A P A K E N A P A K E N A P A ????
hanya itu yang ada di kepala saya,dan sampai saat ini kamu hanya membisu tak bersuara.
Saya pikir, saat orang punya masalah, mereka cari solusinya. mereka saling bicara.
Tapi Kenapa. Kenapa hal ini seperti tidak berlaku bagimu?
Setiap kali aku ajak untuk berbicara, kau selalu menghindar. Apa kamu marah padaku atau bagaimana? Aku benar-benar gak tau.
Aku hanya gak bisa mengerti kamu. Ada apa denganmu?
Di Posting Oleh Jillovesten At 12:59:00 PM 0 Coment
Label: Curhat, Love, Story Of My Life



















