Hello.. Sorry, I'm leaving you for a long time ya Blog!!(I miss you my blog, for sure).
Maaf ga pernah update lagi, maaf banget. udah lama ga buka blog atau fb lagi.
Internetan juga kalo ada waktu, atau juga bener-bener lagi nyari informasi. Kebanyakkan juga buat design atau mau cari arti atau penjelasan dari sesuatu (pokoknya bener bener susah dweh. Maaf ya, maaf!)
Sumpah, gw ngerasa bersalah banget sama blog ini. Anyway gue ninggalin nhui blog semenjak gw mulai serius PeDeKaTe sama cewe dalung yang biasa gw sapa "K". And it means two or three years I leave this blog (Haha boong dweh. Itu lebay banget. Hmm.. Cuma beberapa bulan kok).
Mungkin ada yang baca posting kali ini dan bersyukur liatnya *ngarep* atau ada yang ga sengaja baca posting ini lalu sangat tidak menyukai comeback gue di blog nhui dan berharap gue menghilang atau meninggalkan blog gue lagi. yaa dunia ini luas banget, jadi ga mungkin banyak orang suka sama gue tanpa ada yang ga suka sama gue. itu ga mungkin banget.hahaha
Dari pada tulisan nhui makin ngawur mending kita balik ke topik yang pengen gue bahas skarang.
Pernah ngerasa kehilangan?
Pernah ngerasa dalam keadaan yang sangat sulit atau bisa dibilang masa masa tersulit?
Gue yakin semua pasti pernah.
Karena ada hal hal yang sulit untuk dilepaskan, orang yang sulit ditinggalkan, tapi -gimanapun caranya- hal itu harus dilakukan. Setiap keadaan ga akan pernah sama kan? Ga akan.
Mungkin, udah sering ya ditulis di blog ini. Orang orang selalu datang dan pergi. Mereka -orang orang itu- ga punya banyak alasan untuk tetap tinggal, kecuali kalau mereka memang benar benar harus tinggal atau kamu yang punya keberanian untuk memintanya tinggal.
Atau waktu kamu kehilangan barang? Atau yang paling sering terjadi, kehilangan seseorang yang kamu sayang. Dan kamu harus melakukan banyak cara untuk melepaskannya. Walaupun banyak orang berpikir mereka harus melupakan orang itu, tapi menurutku, seseorang ga akan bisa melupakan orang yang pernah hadir di hidupnya. Yang bisa dilakukan itu cuma melepaskannya pergi.
Belajar ikhlas. Kamu bisa bersikap rela atau ikhlas, asal kamu mau untuk mencoba. Niat dari hati juga udah cukup walaupun caranya susah. Ikhlas kalau keadaannya emang harus berubah dan ga akan pernah bertahan lama. I mean, segala sesuatu itu bisa berubah -kapanpun, gimanapun caranya- dan kamu ga akan punya banyak alasan untuk membiarkannya tetap seperti itu.
Terima kenyataan kalau ternyata hidup itu ga mudah. Tiap orang akan tumbuh, akan mengalami tingkat buruk dari kehidupan dan hal itu yang mendewasakan diri.
Koreksi diri, ambil hikmahnya. Segala sesuatu yang terjadi itu kan pasti ada sebabnya.
Koreksi diri, apa ada yang salah dari kamu, lalu berubah. Buat perubahan yang baik untuk diri sendiri. Ambil hikmah dari kejadian itu. segala sesuatu terjadi pasti ada hikmahnya.
And here we go...
to love someone you loved, you just have to stay, or let him/her go..
Basi kan kata kata itu? Iya sih, tapi emang bener. Ketika kita menyayangi seseorang, untuk kebahagiaannya, kita bisa tetap tinggal atau melepaskannya.
untuk kebaikan bersama walaupun susah.
Berusaha melupakan bukan jalan terbaik. Malah sebaliknya semakin membebani.
Tetapi sekedar melepaskan "bangkai" itu dan melihat bahwa banyak hal yang
seharusnya ditempatkan sebagai kadaluarsa adalah jalan keluarnya
- Dewi Lestari.
Kalo ini, kayaknya kamu bisa ambil kesimpulan sendiri.
"bangkai" itu diartikan sebagai kesalahan di masa lalu,
dan "kadaluarsa" itu sudah habis masanya.
atau sudah waktunya untuk selesai, dan bukan akhir.
Anyway, makasih udah membuang waktu untuk baca ini.
entah dibaca atau cuma sekedar dilihat doang, tapi terimakasih :)
Heyaa, see U next time..




0 Coment:
Poskan Komentar